D.0076 · Nausea
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
Rincian diagnosis ini sedang dilengkapi. Luaran SLKI dan intervensi SIKI utama di bawah sudah tertaut.
Luaran Keperawatan (SLKI): Tingkat Nausea (L.08065) · Ekspektasi: Menurun
| Kriteria Hasil (Indikator SLKI) | Arah target |
|---|---|
| Nafsu makan | ↑ Meningkat |
| Keluhan mual & perasaan ingin muntah | ↓ Menurun |
| Perasaan asam di mulut & sensasi panas/dingin | ↓ Menurun |
| Diaforesis & takikardia | ↓ Menurun |
| Pucat, dilatasi pupil, & jumlah saliva | ↗ Membaik |
Rumusan Tujuan & Kriteria Hasil:
Setelah dilakukan intervensi keperawatan selama 3 x 24 jam, maka Tingkat Nausea (L.08065) menurun, dengan kriteria hasil: Nafsu makan meningkat, Keluhan mual & perasaan ingin muntah menurun, Perasaan asam di mulut & sensasi panas/dingin menurun, Diaforesis & takikardia menurun, Pucat, dilatasi pupil, & jumlah saliva membaik.
Intervensi Keperawatan (SIKI): Manajemen Mual (I.03117)
Buka halaman intervensi I.03117 →
Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan mengelola perasaan tidak enak pada bagian tenggorok atau lambung yang dapat menyebabkan muntah.
1. Observasi (O)
- Identifikasi pengalaman mual dan isyarat nonverbal ketidaknyamanan
- Identifikasi dampak mual terhadap kualitas hidup (nafsu makan, aktivitas, tidur) dan faktor penyebab mual
- Monitor mual (frekuensi, durasi, dan tingkat keparahan) serta asupan nutrisi dan kalori
2. Terapeutik (T)
- Kendalikan faktor lingkungan penyebab mual (bau tak sedap, suara, dan rangsangan visual yang tidak menyenangkan)
- Kurangi atau hilangkan keadaan penyebab mual (kecemasan, ketakutan, kelelahan)
- Berikan makanan dalam jumlah kecil dan menarik
- Berikan makanan dingin, cairan bening, tidak berbau dan tidak berwarna, jika perlu
3. Edukasi (E)
- Anjurkan istirahat dan tidur yang cukup serta sering membersihkan mulut
- Anjurkan makanan tinggi karbohidrat dan rendah lemak
- Ajarkan penggunaan teknik nonfarmakologis untuk mengatasi mual (relaksasi, terapi musik, akupresur)
4. Kolaborasi (K)
- Kolaborasi pemberian antiemetik, jika perlu
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.