← Kembali ke daftar

D.0074 · Gangguan Rasa Nyaman

Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
D.0074 (SDKI) L.08064 (SLKI) I.08238 (SIKI)

Gangguan Rasa Nyaman (D.0074)

Aktual · Psikologis · Nyeri dan Kenyamanan

Rincian diagnosis ini sedang dilengkapi. Luaran SLKI dan intervensi SIKI utama di bawah sudah tertaut.

Luaran Keperawatan (SLKI): Status Kenyamanan (L.08064) · Ekspektasi: Meningkat

Buka halaman luaran L.08064 →

Kriteria Hasil (Indikator SLKI)Arah target
Kesejahteraan fisik, psikologis, & spiritual↑ Meningkat
Dukungan sosial dari keluarga dan teman↑ Meningkat
Rileks↑ Meningkat
Keluhan tidak nyaman, gelisah, & keluhan sulit tidur↓ Menurun
Keluhan kedinginan/kepanasan, gatal, mual, & lelah↓ Menurun
Merintih & menangis↓ Menurun
Pola eliminasi & pola tidur↗ Membaik
Rumusan Tujuan & Kriteria Hasil:
Setelah dilakukan intervensi keperawatan selama 3 x 24 jam, maka Status Kenyamanan (L.08064) meningkat, dengan kriteria hasil: Kesejahteraan fisik, psikologis, & spiritual meningkat, Dukungan sosial dari keluarga dan teman meningkat, Rileks meningkat, Keluhan tidak nyaman, gelisah, & keluhan sulit tidur menurun, Keluhan kedinginan/kepanasan, gatal, mual, & lelah menurun, Merintih & menangis menurun, Pola eliminasi & pola tidur membaik.

Intervensi Keperawatan (SIKI): Manajemen Nyeri (I.08238)

Buka halaman intervensi I.08238 →

Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan mengelola pengalaman sensorik atau emosional yang berkaitan dengan kerusakan jaringan atau fungsional dengan onset mendadak atau lambat dan berintensitas ringan hingga berat dan konstan.

1. Observasi (O)
  • Identifikasi lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas, intensitas nyeri (metode PQRST)
  • Identifikasi skala nyeri (menggunakan Numeric Rating Scale 0–10, Wong-Baker FACES, FLACC pada anak, atau BPS/CPOT pada pasien kritis tidak sadar)
  • Identifikasi respons nyeri non verbal
  • Identifikasi faktor yang memperberat dan memperingan nyeri
  • Identifikasi pengetahuan dan keyakinan tentang nyeri
  • Identifikasi pengaruh budaya terhadap respon nyeri
  • Identifikasi pengaruh nyeri pada kualitas hidup
  • Monitor keberhasilan terapi komplementer yang sudah diberikan
  • Monitor efek samping penggunaan analgetik
2. Terapeutik (T)
  • Berikan teknik nonfarmakologis untuk mengurangi rasa nyeri (mis. TENS, hipnosis, akupresur, terapi musik, biofeedback, terapi pijat, aromaterapi, teknik imajinasi terbimbing, kompres hangat/dingin, terapi bermain)
  • Kontrol lingkungan yang memperberat rasa nyeri (mis. suhu ruangan, pencahayaan, kebisingan)
  • Fasilitasi istirahat dan tidur
  • Pertimbangkan jenis dan sumber nyeri dalam pemilihan strategi meredakan nyeri (nyeri nosiseptif somatik/viseral vs nyeri neuropatik)
3. Edukasi (E)
  • Jelaskan penyebab, periode, dan pemicu nyeri
  • Jelaskan strategi meredakan nyeri
  • Anjurkan memonitor nyeri secara mandiri
  • Anjurkan menggunakan analgetik secara tepat
  • Ajarkan teknik nonfarmakologis untuk mengurangi rasa nyeri
4. Kolaborasi (K)
  • Kolaborasi pemberian analgetik, jika perlu

Susun askep dengan AI

Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.

Susun askep dengan AI →

Referensi