← Kembali ke daftar

D.0059 · Risiko Disorganisasi Perilaku Bayi

Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
D.0059 (SDKI) L.05043 (SLKI) I.10339 (SIKI)

Risiko Disorganisasi Perilaku Bayi (D.0059)

Risiko · Fisiologis · Aktivitas dan Istirahat

Rincian diagnosis ini sedang dilengkapi. Luaran SLKI dan intervensi SIKI utama di bawah sudah tertaut.

Luaran Keperawatan (SLKI): Organisasi Perilaku Bayi (L.05043) · Ekspektasi: Meningkat

Buka halaman luaran L.05043 →

Kriteria Hasil (Indikator SLKI)Arah target
Gerakan pada ekstremitas terkoordinasi↑ Meningkat
Kemampuan menenangkan diri↑ Meningkat
Postur fleksi & refleks menghisap↑ Meningkat
Gelisah, tremor, & menangis iritabel↓ Menurun
Saturasi oksigen, frekuensi nadi, & pola tidur↗ Membaik
Rumusan Tujuan & Kriteria Hasil:
Setelah dilakukan intervensi keperawatan selama 3 x 24 jam, maka Organisasi Perilaku Bayi (L.05043) meningkat, dengan kriteria hasil: Gerakan pada ekstremitas terkoordinasi meningkat, Kemampuan menenangkan diri meningkat, Postur fleksi & refleks menghisap meningkat, Gelisah, tremor, & menangis iritabel menurun, Saturasi oksigen, frekuensi nadi, & pola tidur membaik.

Intervensi Keperawatan (SIKI): Perawatan Perkembangan (I.10339)

Buka halaman intervensi I.10339 →

Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan merawat untuk memfasilitasi perkembangan yang optimal pada bayi dan anak (termasuk Developmental Care pada bayi prematur/sakit kritis).

1. Observasi (O)
  • Identifikasi pencapaian tugas perkembangan anak
  • Identifikasi isyarat perilaku dan fisiologis yang ditunjukkan bayi (mis. lapar, tidak nyaman, atau isyarat stres seperti jari meregang, perubahan warna kulit, apneu)
  • Monitor tingkat kebisingan dan pencahayaan lingkungan perawatan
2. Terapeutik (T)
  • Pertahankan lingkungan yang mendukung perkembangan (minimalkan kebisingan < 45 dB dan redupkan cahaya inkubator/ruangan)
  • Berikan sentuhan yang bersifat gentle dan menenangkan (still gentle touch / facilitated tucking)
  • Posisikan bayi dalam posisi fleksi garis tengah menggunakan pembatas sarang (nesting)
  • Minimalkan nyeri dan stres selama prosedur invasif (berikan non-nutritive sucking atau ASI tetes)
  • Fasilitasi istirahat dan tidur bayi dengan mengelompokkan tindakan keperawatan (clustering care)
  • Sediakan aktivitas dan mainan stimulasi yang sesuai dengan usia anak
  • Dukung partisipasi orang tua dalam perawatan harian bayi/anak
3. Edukasi (E)
  • Jelaskan orang tua dan/atau pengasuh tentang milestone perkembangan anak dan perilaku anak
  • Anjurkan orang tua menyentuh dan menggendong bayinya serta berinteraksi secara responsif
  • Ajarkan orang tua cara membaca isyarat perilaku bayi
4. Kolaborasi (K)
  • Kolaborasi rujukan untuk konseling atau terapi tumbuh kembang (fisioterapi, terapi wicara, okupasi), jika perlu

Susun askep dengan AI

Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.

Susun askep dengan AI →

Referensi