D.0012 · Risiko Perdarahan
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
Rincian diagnosis ini sedang dilengkapi. Luaran SLKI dan intervensi SIKI utama di bawah sudah tertaut.
Luaran Keperawatan (SLKI): Tingkat Perdarahan (L.02017) · Ekspektasi: Menurun
| Kriteria Hasil (Indikator SLKI) | Arah target |
|---|---|
| Kelembapan membran mukosa & kulit | ↑ Meningkat |
| Kognitif | ↑ Meningkat |
| Hemoptisis, hematemesis, & hematuria | ↓ Menurun |
| Perdarahan anus, vagina, & pasca operasi | ↓ Menurun |
| Hemoglobin & hematokrit | ↗ Membaik |
| Tekanan darah, frekuensi nadi, & suhu tubuh | ↗ Membaik |
Rumusan Tujuan & Kriteria Hasil:
Setelah dilakukan intervensi keperawatan selama 3 x 24 jam, maka Tingkat Perdarahan (L.02017) menurun, dengan kriteria hasil: Kelembapan membran mukosa & kulit meningkat, Kognitif meningkat, Hemoptisis, hematemesis, & hematuria menurun, Perdarahan anus, vagina, & pasca operasi menurun, Hemoglobin & hematokrit membaik, Tekanan darah, frekuensi nadi, & suhu tubuh membaik.
Intervensi Keperawatan (SIKI): Pencegahan Perdarahan (I.02067)
Buka halaman intervensi I.02067 →
Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan menurunkan risiko atau komplikasi stimulus yang menyebabkan perdarahan atau risiko perdarahan.
1. Observasi (O)
- Monitor tanda dan gejala perdarahan
- Monitor nilai hematokrit/hemoglobin sebelum dan setelah kehilangan darah
- Monitor tanda-tanda vital ortostatik
- Monitor koagulasi (PT, PTT, fibrinogen, degradasi fibrin, dan/atau jumlah trombosit)
2. Terapeutik (T)
- Pertahankan bed rest selama perdarahan
- Batasi tindakan invasif, jika perlu
- Gunakan kasur pencegah dekubitus
- Hindari pengukuran suhu rektal
3. Edukasi (E)
- Jelaskan tanda dan gejala perdarahan
- Anjurkan menggunakan kaus kaki saat ambulasi
- Anjurkan meningkatkan asupan cairan untuk menghindari konstipasi
- Anjurkan menghindari aspirin atau antikoagulan
- Anjurkan meningkatkan asupan makanan dan vitamin K
- Anjurkan segera melapor jika terjadi perdarahan
4. Kolaborasi (K)
- Kolaborasi pemberian obat pengontrol perdarahan, jika perlu
- Kolaborasi pemberian produk darah, jika perlu
- Kolaborasi pemberian pelunak tinja, jika perlu
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.