D.0007 · Gangguan Sirkulasi Spontan
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
Rincian diagnosis ini sedang dilengkapi. Luaran SLKI dan intervensi SIKI utama di bawah sudah tertaut.
Luaran Keperawatan (SLKI): Sirkulasi Spontan (L.02015) · Ekspektasi: Meningkat
| Kriteria Hasil (Indikator SLKI) | Arah target |
|---|---|
| Tingkat kesadaran | ↑ Meningkat |
| Frekuensi nadi & tekanan darah | ↗ Membaik |
| Frekuensi napas & saturasi oksigen | ↗ Membaik |
| Gambaran EKG & produksi urin | ↗ Membaik |
| Suhu tubuh & ETCO2 | ↗ Membaik |
Rumusan Tujuan & Kriteria Hasil:
Setelah dilakukan intervensi keperawatan selama 3 x 24 jam, maka Sirkulasi Spontan (L.02015) meningkat, dengan kriteria hasil: Tingkat kesadaran meningkat, Frekuensi nadi & tekanan darah membaik, Frekuensi napas & saturasi oksigen membaik, Gambaran EKG & produksi urin membaik, Suhu tubuh & ETCO2 membaik.
Intervensi Keperawatan (SIKI): Resusitasi Jantung Paru (I.02083)
Buka halaman intervensi I.02083 →
Definisi SIKI: Memberikan ventilasi buatan dan kompresi dada eksternal untuk mengalirkan darah ke otak pada pasien henti jantung.
1. Observasi (O)
- Identifikasi keamanan penolong, lingkungan dan pasien
- Identifikasi respon pasien (panggil nama, tepuk bahu)
- Monitor nadi karotis dan napas setiap 2 menit (5 siklus RJP)
2. Terapeutik (T)
- Pakai alat pelindung diri dan aktifkan Emergency Medical System (EMS) / Code Blue
- Posisikan pasien telentang di tempat datar dan keras
- Lakukan kompresi dada 30 kali dikombinasikan dengan 2 kali ventilasi (kecepatan 100–120 x/menit, kedalaman 5–6 cm pada dewasa, recoil dada sempurna)
- Bersihkan dan buka jalan napas dengan head-tilt chin-lift atau jaw-thrust
- Berikan bantuan napas menggunakan bag-valve-mask (1 napas tiap 6 detik bila sudah terpasang advanced airway)
- Pasang monitor EKG dan siapkan defibrilator
3. Edukasi (E)
- Jelaskan kondisi kegawatdaruratan kepada keluarga secara empatik
4. Kolaborasi (K)
- Kolaborasi tim medis/Code Blue untuk pemberian epinefrin, antiaritmia, dan intubasi endotrakeal
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.